-

CIBINONG - Mimpi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia adalah realistis. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian, Alex Retraubun dalam dialog publik yang digelar Diskominfo Kabupaten Bogor yang berlangsung di ruang serbaguna II Kabupaten Bogor, Kamis(19/6).
"Saya punya data peran 26 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat yang telah memberikan kontribusi dari berbagai sektor perekonomian dan penghasilan asli daerah yang cikup besar bagi tingkat nasional, diantaranya Kabupaten Bogor," ungkap Alex.
Dalam dialog yang bertemakan Mendorong Daya Saing Industri Di Kabupaten Bogor Guna Mewujudkan Kabupaten Bogor Menjadi Kabupaten Termaju Di Indonesia, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah yang Mewakili Wakil Bupati, menyampaikan kondisi umum perkembangan dan prospek wilayah Kabupaten Bogor yang saat ini tengah fokus mengusung visi misi Kabupaten Termaju di Indonesia melalui upaya realisasi 25 penciri.
"Kita tetap fokus mengusung 25 penciri yang diantaranya laju pertumbuhan ekonomi yang melebihi LPE nasional, pendapatan asli daerah tertinggi di Indonesia, sebesar Rp. 1,256 triliun, mendorong sektor industri dan investasi sekaligus terbukanya lapangan pekerjaan baru serta peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan handal," jelasnya dihadapan puluhan peserta dialog yang berasal dari pelaku ekonomi, indistri dan LSM. (zak/dav)
-
SENTUL - Dalam rangka peresmian gedung ke dua (2nd Building) Lor In Sentul Hotel, Tim Manajemen menyelenggarakan acara Topping off di Ballroom Lor In Sentul Hotel Rabu (18/6). Acara tersebut dihadiri oleh para petinggi dari PT. ASCO, Bank Papua, Direktur PT. ASS, Moreno Soeprapto, serta General Manager Lor In Sentul Hotel Hari Heryosa.
Dalam konferensi pers Hari Heryosa Selaku General Manager menjelaskan, "Pembangunan gedung kedua ini merupakan sebuah callenge untuk terus antusias membangun hotel lorin. kontribusi kita jelas untuk meningkatkan PAD Kabupaten Bogor. Selain itu menambah peluang usaha untuk warga. Diantaranya, dengan adanya tukang ojeg yang menjadi key informan kita, serta adanya peluang usaha tukang parkir untuk penghasilan tambahan dan dengan adanya lorin nilai jual tanah menjadi meningkat serta pengembalian eksistensi untuk sirkuit sentul itu sendiri," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Moreno mengatakan, "Dengan keberadaan hotel ini bisa mensuport kegiatan di Sirkuit Sentul, dengan adanya peluang market yang bisa kita garap yaitu harus ada tempat penginapan, hingga menjadikan nilai lebih satu-satunya sirkuit di dunia yang disekitarnya terdapat hotel. Contohnya di Italy, jarak sirkuit dan hotel sekitar 2 kilometer, sedangkan jarak Hotel Lor In dan Sirkuit Sentul tidak sampai sejauh itu. Hal tersebut juga merupakan visi kami untuk menjadikan Sirkuit Sentul sebagai tuan rumah pertandingan balap Internasional. serta dapat menjadi wadah eksistensi budaya melalui keberadaan hotel ini."ujarnya. Moreno juga ingin memajukan Hotel Lor In tidak hanya eksis di Jawa Barat tapi eksis juga di Internasional.
Lebih lanjut Hari menjelaskan,"Sebelumnya hotel lorin sentul ini memiliki 145 kamar dan 7 ruang rapat, Dengan tingkat hunian hotel yang mencapai 82 persen setiap harinya. Kemudian manajemen Lorin Sentul Hotel bersepakat untuk memberikan fasilitas tambahan bagi para tamu dan saat ini tengah melakukan pengembangan dengan menambah 201 kamar dan 4 ballroom yang berkapasitas 800 orang guna mengakomodir kebutuhan para wisatawan dan telah memiliki 344 kamar, tujuannya hotel ini akan menjadi hotel berbintang 4. Dengan majunya perusahaan ini tentu langkah-langkah sistem kami akan semakin berkembang, tingkat SDM menjadi tolak ukur karyawan kami,"pungkasnya. (Sen/Fer)
-
CIBINONG - Sebanyak 20 kendaraan angkutan barang dan angkutan umum terjaring dalam razia Tindak pidana ringan (Tipiring) yang di gelar oleh Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor di Jalan Raya Jakarta Bogor, tepatnya di depan Robinson Cibinong Rabu (18/6).
Menurut Bisma, selaku kepala bidang operasional DDLAJ Kabupaten Bogor, kepada LENSA BOGOR menjelaskan, "Razia tipiring ini bertujuan untuk mengantisipasi kendaraan-kendaraan barang atau angkutan umum yang sudah habis masa KIR nya, serta mengantisipasi menjelang Hari Raya Idul Fitri," Jelasnya. Razia Tipiring yang dilksanakan sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB tersebut, dibantu oleh Petugas Kepolisian dan Polisi Militer. "kendaraan angkutan yang terkena razia, seperti biasa kita kenakan sangsi tindak pidana ringan dengan melakukan sidang ditempat,"ujar Bisma.
Bisma menambahkan,"Menjelang ramadhan dan Idul Fitri nanti, Pihaknya akan melakukan sidak ke terminal-terminal dengan melakukan pemeriksaan kelayakan terhadap Bus angkutan dan tes urin kepada para sopir bus antar Kota dan Provinsi,"pungkasnya. (YD)
-
BOGOR - Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor menggelar Gladi Posko bertajuk 'Prosedur Penanggulangan Konflik Komunal di Kota Bogor'. Salah satu program latihan tahunan ini dipusatkan di Aula Makodim di Jl. Jenderal Sudirman, Kota Bogor selama dua hari mulai 17 hingga tanggal 18 Juni 2014.
Dandim 0606/Kota Bogor, Letkol Arh. Rakhmat Santoso menjelaskan,"Tujuan Gladi Posko adalah untuk melatih prosedur hubungan antara komandan atau pimpinan kesatuan dan staf lainnya. "Sekaligus untuk memelihara kemampuan dan uji coba serta evalusi Standar Operation Procedure (SOP) di Kodim 0606 Kota Bogor," Jelasnya.
Penanggulangan Konflik Komunal meliputi seperti gesekan yang terjadi di masyarakat, unjuk rasa yang berakhir anarkis, dan komplik SARA. "Intinya kegiatan ini, sesuai dengan Undang-Undang TNI tetap memback up tugas pokok Polri dalam pengamanan konflik komunal tersebut.
Dalam gladi posko tersebut, skenario yang dimunculkan saat konfik komunal di Kota Bogor sangat besar sehingga Polres Bogor Kota meminta bantuan 3 Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau setara 300 personil kepada Kodim 0606/Kota Bogor. "kemudian masih dalam skenario Kodim 0606/Kota Bogor untuk mendapatkan bantuan personil Korem 061/SK dalam hal ini Batalyon Infanteri (Yonif) 315/Garuda.
Rahkmat mengungkapkan harapannya, bahwa konflik komunal itu jangan sampai harus terjadi di Kota Bogor, karena dirinya yakin Kota Bogor relatif kondusif. "Harapan kami komplik komunal ini tidak sampai harus terjadi di Kota Bogor. Saya yakin Kota Bogor relatif kondusif," pungkasnya. (Firman)
-
GUNUNGSINDUR - Ruas jalan yang rusak di sepanjang Jalan Gunung Sindur - Ciseeng, Mengakibatkan Sebuah Truck Hino dengan Plat Nomor F 8877 GC bermuatan besi plampung, Terbalik di Jalan Pembangunan RT 02, RW 02 Desa Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
Karena tidak dapat menghindari lubang dengan kedalaman 50 cm, Saat melintasi jalan tersebut truck yang di kemudikan Mumu (45) Dari arah Dadap Cengkareng ke arah Ciseeng, tepatnya didepan indomart Prumpung, Kecamatan Gunung Sindur, akhirnya terguling. "Sudah sering mobil terbalik di jalan ini, lebih dari 5 Mobil yang terbalik," Kata Imam (45) salah seorang warga, kepada lensabogor.com Selasa (17/6) di lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, Jalan dari arah Serpong menuju Gunung Sindur dan arah sebaliknya, mengalami kemacetan hingga mencapai 10 kilo meter. (Ibra)
-
Kaulinan Urang Lembur Alimpaido patut diwariskan guna lestari nilai budaya dalam mewujudkan Kabupaten Termaju di Indonesia.
.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bekerjasama dengan Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor menyelenggarakan kegiatan Kaulinan Urang Lembur Alimpaido ke- III.
Kegiatan ini di ikuti 40 Kwaran Pramuka se Kabupaten Bogor yang berlangsung pada 17-18 Juni 2014 bertempat di lapangan gedung Kesenian, Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor Bogor, Selasa (17/6/2014).
Dalam sambutan Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, disampaikan oleh Kabid Obyek Wisata Dirmansyah bahwa kegiatan Kaulinan Urang Lembur Alimpaido sebagai upaya pelestarian terhadap kearifan lokal, sekaligus pengembangan kepariwisataan. Melalui daya tarik penyelenggaraan Kaulinan Urang Lembur yang dikemas menjadi salah satu atraksi wisata ini diharapkan memiliki nilai tambah sosial, ekonomi dan lingkungan untuk mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
"Alimpaido perlu dilestarikan dan dikembangkan sebagai budaya daerah yang dapat memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam mewarisi budaya bangsa sehingga masyarakat kembali kepada jati dirinya. Disamping itu pula mampu memberikan kontribusi daya tarik disektor pariwisata dan pendapatan asli daerah, sebagaimana salah satu penciri Kabupaten Termaju di Indonesia," harapnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Budaya pada Disbudpar Kabupaten Bogor, Agus Priyatna menambahkan kegiatan ini bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam melestarikan pariwisata dan permainan tradisional, sekaligus mencari bakat berprestasi untuk mewakili Kabupaten Bogor dalam lomba di tingkat Jawa Barat.
Menurutnya, masing-masing regu yang berasal dari 40 Kwaran Pramuka se Kabupaten Bogor mengikuti rangkaian perlombaan egrang, engkle, rorodaan, parepet jengkol, bdil jepret, kelom batok, sorodot gaplok, dimainkan secara estafet oleh regu. "Kegiatan Alimpaido tahun ini bertema Nostalgia permainan anak jaman dahulu ysng kini hampir punah. Lomba permainan tradisional ini mengedepankan aspek keseimbangan, kecepatan, kekuatan, strategi, konsentrasi dan kekompakan," katanya. (IBR) MS
-
CARIU - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Bogor mengakibatkan tebing setinggi 20 meter di Kampung Neglasari RT 11/4, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat longsor. 5 Rumah warga pun tertimbun. Dalam peristiwa tersebut, 9 orang juga terkena longsoran. Hingga saat ini tim penyelamat masih mencari mereka dari reruntuhan tebing. Sementara itu, 6 orang lainnya berhasil selamat dan sudah dievakuasi warga beberapa saat setelah tebing longsor dengan kondisi luka ringan.
Menurut Kepala Seksi Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Bogor Budi Aksomo, tebing longsor terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Bogor. "Saat itu sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, sebagian warga sedang tidur, namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan tebing yang ada di belakang rumah warga tersebut longsor karena terkikis oleh air hujan," ujar Budi, saat dihubungi LENSA BOGOR Selasa (17/6/14).
Lanjut Budi mengatakan,"tak lama setelah kejadian, tetangga di sekitar rumah yang tertimbun longsor berteriak dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga sekitar pun langsung menghampiri tempat kejadian untuk melakukan pertolongan korban yang selamat. Adapun 9 korban yang tertimbun itu adalah Sofiah (70), Dede (34), Pardi (26), Wahyu (17), Risma (13), Amih (27) Rizki (4) dan 2 orang belum teridentifikasi. Sedangkan 6 korban lagi yang selamat adalah Ayang, Kurniawan, Supardi, Sapti, Ela dan Kuncoro mengalami luka ringan.
Hingga saat ini, proses pencarian korban warga masih terus dilakukan. Banyaknya material longsor membuat proses evakuasi korban terhambat. Tim SAR kesulitan melakukan evakuasi karena medan yang terjal. Kendati proses pencarian dikerjakan dengan menggunakan 2 alat berat, "Medan cukup terjal sehingga cukup menyulitkan,"Pungkas budi. Hingga Berita ini diturunkan, baru 7 korban yang telah berhasil dievakuasi.
-

Wakil Bupati Bogor meminta kepada semua pihak turut serta berkontribusi dalam upaya pemeliharaan kesehatan.
Dalam rangka menjamin kesejahteraan lansia, Pemerintah Kabupaten Bogor telah berupaya memberikan pelayanan sosial dengan menjalankan berbagai program dan kegiatan, seperti pemberian layanan puskesmas santun lansia, Posbindu, bina keluarga lansia dan berbagai program terkait.
Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti, saat membuka acara Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2014, di Taman Budaya Sentul City, Selasa (17/6/2014).
“Penekanan pada aspek kesehatan lansia menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan warga lanjut usia tetap produktif, karena warga masyarakat yang tetap produktif di usia lanjut biasanya memahami benar bagaimana mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat,” ujar Nurhayanti.
Nurhayanti menambahkan, hampir 19 persen penduduk di Kabupaten Bogor adalah lansia. “Hingga tahun 2014 ini, di Kabupaten Bogor terdapat 964.670 orang lansia, dengan rincian Pra Lansia 45 tahun sampai 59 tahun sebanyak 580.723 orang, Lansia diatas 60 tahun sebanyak 246.951 orang dan Lansia Risti diatas 70 tahun sebanyak 93.784 orang,” jelasnya.
Tidak lupa, Wabup meminta kepada semua pihak turut berkontribusi dalam upaya pemeliharaan kesehatan. “Saya meminta semua pihak termasuk penyelenggara layanan kesehatan Pemerintah dan Swasta, kalangan dunia usaha, organisasi kemasyarakatan dan organisasi profesi serta seluruh elemen masyarakat pada umumnya, agar turut berkontribusi dalam upaya-upaya pemeliharaan kesehatan dan kualitas hidup lansia, sebagaimana tema peringatan hari lansia tahun ini, yakni Pendekatan Siklus Hidup Dalam Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Menuju Lansia Sehat Sejahtera,” bebernya.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Panitia Acara dan Wakil Bupati Bogor, yang disaksikan oleh para Kepala OPD Kabupaten Bogor, Para Direktur RSUD Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, para Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Profesi. (IBR) MS
-
SUKARAJA - Sebanyak 1117 anggota Palang Merah Remaja (PMR) PMI dari 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan Jumpa Bakti dan Gembira (Jumbara) PMR-PMI Kabupaten Bogor ke XIV yang berlangsung selama tiga hari 16 hingga 19 Juni, Bertempat di Bumi Perkemahan Pramuka Cimandala Sukaraja.
Pembukaan Jumbara ke XIV yang dihadiri oleh para pengurus PMI Kabupaten Bogor, Camat dan juga perwakilan OPD di Pemerintahan Kabupaten Bogor tersebut, menurut Wakil Bupati Bogor, "Kegiatan ini bertujuan sebagai evaluasi kegiatan-kegiatan sesuai dengan kurikulum termasuk menilai prestasi anggota PMR di sekolah – sekolah, Apakah sudah sesuai dengan kurikulum yang di tetapkan oleh PMI. Kegiatan Jumbara ini pun lebih menguatkan tugas-tugas kemanusian kepada seluruh anggota PMR yang selama ini di emban oleh PMI. Hal ini di ungkapkan secara langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti yang juga Ketua PMI Kabupaten Bogor pada saat membuka Jumbara ke XIV.
Ia juga meegaskan kepada para Camat di Kabupaten Bogor untuk mensosialisasika PMR di wilayah agar menjadi ekstrakuliker dari semua tingkatkan mulai dari SD sampai SMA, karena Kabupaten Bogor berbeda dengan daerah lain nya dari 40 Kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor, 29 Kecamatan Rawan Bencana. Maka dengan kegiatan PMR dapat meningkat kesiap siagaan masyarakat terhadap bencana,"tegasnya.
Nurhayanti berharap kepada para anggota PMR, setelah mengikuti Kegiatan Jumbara ini agar dapat mengaplikasikan gerakan palang merah dan bulan sabit internasional seperti kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan juga kesemestaan serta setelah mengikuti kegiatan Jumbara para anggota PMR dapat salaing bertukar Informasi dan memberikan pengalaman sesama anggota PMR. (Yadi))
-
CIBINONG – Dunia investasi Kabupaten Bogor mulai diminati investor asing. Kali ini Investor Malaysia mulai melirik bisnis yang ada di Kabupaten Bogor, hal ini ditunjukan dengan mendatangi salah satu sentra bisnis di Kabupaten Bogor yakni Ciampea. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptanda menyampaikan bahwa suatu kehormatan menerima delegasi dari Malaysia dalam rangka temu bisnis.
Adang Suptandar menjelaskan didepan delegasi Malaysia bahwa Kabupaten Bogor memiliki lebih dari sebelas ribu unit UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dengan perajin binaan Dekranasda yang bergerak di bidang industri kecil kerajinan, seperti kerajinan kayu, rotan, bambu dan logam maupun industri kulit. Dimana UMKM belum semua dapat memasarkan industrinya kepada dunia luar. “Di kita baru 20 hingga 30 persen sudah mampu mengekspor produknya, dan umumnya adalah usaha ikan hias, yaitu ke negara Jepang, Singapura dan juga Malaysia”, Jelasnya.
Terima kasih atas kedatangan delegasi Malaysia yang tediri dari Jawatan Kuasa Ekonomi dan Pembangunan Usahawan dari Majlis Belia Malaysia bersama usahawan Malaysia dan berkenan mengunjungi Kabupaten Bogor dalam rangka program jelajah usahawan antara bangsa Indonesia Malaysia”, ujar Adang Suptandar ketika mememberikan sambutannya di Ruang Rapat I, Gedung Setda, Senin (16/6).
Adang Suptandar berharap Investor Malaysia dapat menginventaasikan dananya bagi UMKM yang ada di Indonesia serta khususnya Kabupaten Bogor dan juga menjalin kerjasama antar negara. “dan Forum ini dapat membahas kemungkinan kerjasama bilateral diantara Indonesia dan Malaysia serta membangun kemitraan yang lebih kuat dalam kerangka pengembangan kerjasama yang kuat, bersahabat dan bermanfaat bagi semua pihak”, harapnya.(Yadi)
-
CIBINONG - Sebanyak 35 Kelompok tani Kabupaten Bogor menggelar hasil pertanian di halaman kantor dinas pertanian Kabupaten Bogor, Jum'at (13/6). Hasil tani berupa tanaman, buah-buahan, sayuran, beras, umbi - umbian dan olahan hasil pertanian lainnya menjadi daya tarik pengunjung Pasar tani. Menurut Kasi pemasaran dan pengolahan hasil hortikultura, Ida Sriwidaningsih menjelaskan, "Pasar tani yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan tersebut bukan hanya sekedar untuk berjualan, tetapi juga sebagai media promosi dan media saling bersosialisasi antar pelaku pertanian yang terlibat. Selain itu, para pelaku usaha yang mengikuti pasar tani juga diberikan pembinaan cara pengemasan, cara mendisplay, hingga cara memperkenalkan dan menawarkan produknya kepada konsumen,"jelasnya.
Lebih lanjut Ida menambahkan, Untuk membantu memperkenalkan dan memasarkan produk hasil pertanian, selain melalui pasar tani juga menngikut sertakan poktan dan gapoktan pada pameran pameran lainnya seperti Agro food expo dan pameran lainnya. Bahkan rencananya pada bulan Ramadhan nanti, Pasar tani tersebut akan diselenggarakan Dua kali pada setiap bulannya dan bisa diikuti oleh semua kelompok tani maupun pelaku usaha UMKM yang mengolah hasil panen para petani di Kabuten Bogor, tanpa dipungut biaya," pungkasnya. (Yadi)
-
BOGOR - Agus Susanto (24) Pegawai toko sepatu di Plaza Jambu Dua, dibekuk petugas tim gabungan Polres Bogor Kota dan Polsek Bogor Utara. Agus ditangkap karena merakit sebuah benda mirip bom yang diletakkan ditangga lantai semi basement Plaza Jambu Dua, Jumat (13/6). Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah benda diduga bom terdiri dari rangkaian kabel dan timer dalam kardus membuat geger pengunjung Jambu Dua Plaza. Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh Abdul Jalil Khan (26) seorang office boy Plaza Jambu Dua, Saat membersihkan sampah disetiap sudut bangunan.
"Menurut pengakuannya, dia membuat benda mirip bom itu hanya karena iseng dan ingin menakut-nakuti penjaga kios lainnnya. tapi pengakuan ini masih didalami, karena tidak mungkin hanya sebatas iseng," Ujar Kapolres Bogor Kota AKBP Bahtiar Ujang Purnama, senin (16/06).
Dari tangan pelaku polisi menyita benda-benda yang digunakan untuk membuat bom mainan itu, seperti Kabel, putaran dinamo, 2 buah dinamo, batre, cangkang dinamo, plastik pembungkus dan pecahan material bom. Selain itu, petugas juga menggeledah rumah kontrakan pelaku di Kampung Pangkalan Raya RT 01/02 Kelurahan Cibuluh, Kecanatan Bogor Utara, Kota Bogor. Saat ini Agus masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor Kota. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-undang No.15 Tahun 2013 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman diatas 3 tahun penjara. (Firmanyah)
-
CIBINONG - Tim gabungan Sat Reskrim Polres Bogor berhasil membekuk tiga pelaku pembunuhan perempuan yang mayatnya ditemukan dalam posisi tergeletak dengan kedua tangan serta kaki terikat di semak-semak kebun pisang area PT PAP Lido Desa Wates, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Selasa (10/06) lalu,“Korban diketahui bernama Parti Susanti alias Ipeh (28) warga Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Korban tersebut merupakan buruh pabrik yang juga pemilik kontrakan, korban tewas karena hantaman benda tumpul di wajah dan luka cekik pada leher dengan menggunakan tambang,"Ungkap Kapolres Bogor AKBP Sonny Movianto Utomo, Senin (16/06) saat menggelar pengungkapan kasus di halaman Polres Bogor.
Lebih lanjut Sonny menjelaskan, Ketiga pelaku adalah PT (18) yang diketahui merupakan selingkuhan suami korban, sedangkan pelaku lainnya MD (24) dan YD (25). ketiganya ditangkap di kediamanya masing-masing Jumat (13/06). “PT merupakan otak pelaku pembunuhan, sedangkan YD dan MD berperan sebagai eksekutor korban yang dibayar oleh PT sebesar Rp 5 juta untuk menghabisi korban,"Jelasnya.
Sonny juga mengatakan, motif pembunuhan tersebut dikarenakan pelaku dendam terhadap korban, karena perselingkuhan antara pelaku dan suami korban diketahui oleh Ipeh (korban), sehingga pelaku diusir dari kontrakan milik korban. “Motif pembunuhan karena PT dendam dengan korban yang telah mengusirnya dari rumah kossan milik Ipeh setelah ketahuan berselingkuh dengan suami korban, pelaku dendam kemudian merencanakan untuk menghabisi nyawa korban dengan mengajak kedua pelaku lainnya, korban di bunuh dilokasi kejadian yang sebelumnya diajak bertemu oleh pelaku, setelah itu korban dibunuh dengan cara dicekik,"tambahnya.
Dari kejadian tersebut polisi menyita barang bukti berupa 3 buah Handphone, 3 unit kendaraan bermotor, 1 buah Sweater, 1 buah helm yang sudah dibakar, 1 buah celana bahan jenas warna kuning, 1 buah jaket bahan jeans, 1 tali sweater, 1 tali tambang warna orange, 1 buah baju kaos warna abu-abu, dan 1 buah Bra warna coklat garis merah muda yang didapatkan dari tangan para pelaku. Untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, ketiga pelaku meringkuk ditahanan Polres Bogor.
Untuk mempertangungjawabkan perbuatanya, ketiga pelaku kini dijerat tindak pidana pembunuhan berencana dan atau sengaja menghilangkan jiwa orang lain dan atau penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia atau barang siapa yang mengetahui adanya suatu niat untuk melakukan kejahatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHPidana dan atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana dan atau pasal 165 ayat (1) KUHPidana dana atau pasal 56 KUHPidana tentang Pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.(FIR/IBR)
-
Kota Bogor - Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) DANDIM 0606 Cup yang diselenggarakan di Aula Yonif 315/Garuda, Jl.Mayjen Ishak Djuarsa, minggu (15/06). Secara resmi dibuka oleh wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, dengan melakukan pemukulan gong sebanyak 3 kali. Kegiatan yang diikuti oleh para peserta anak-anak Sekolah Dasar (SD) terdiri dari kelas 3,4,5 sebanyak 95 dari 18 kesatuan wilayah Kota dan Kabupaten Bogor serta wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur.
Menurut Dandim, Letkol ARH. Rahmat Santoso menjelaskan,"Konsep acara yang dirancang ini adalah untuk membudayakan pelajaran Matematika bagi anak-anak dikeluarga besar TNI, agar anak-anak TNI nantinya banyak mengetahui tentang ilmu itu dalam keseharian hidupnya,"Jelasnya, disela-sela kegiatan.
Selain Wakil Walikota Usman Hariman, Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Heldy Wira selaku Kasrem, Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol ARH. Rahmat Santoso dan President Direktur Klinik Pendidikan Mipa (KPM), Ir. Ridwan Hasan Saputra. (Firmansyah)
-
Sukaraja - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor ke - 352, serta untk lebih mempererat tali silaturahmi warga masyarakat sekecamatan Sukaraja, Panitia HJB tingkat Kecamatan Sukaraja menggelar acara Lomba gerak jalan sehat, Sabtu (14/6). Dengan start dari halaman kantor Kecamatan Sukaraja menuju Kp. Pabuaran, Pasir Jambu dan kembali (Finish) dihalaman kantor kecamatan di lepas oleh Camat Sukaraja Pada pukul 08:00 WIB. Camat Sukaraja, Raden Makmun Nawawi Memjelaskan,"Lomba tersebut di ikuti oleh lebih dari 1000 peserta yang mayoritas warga sekecamatan Sukaraja, selain itu juga di ikuti oleh anggota Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Yonkes dan Kostrad Cimandala, dengan jarak tempuh sekitar 4 KM, untuk memperebutkan hadiah utama berupa sepeda motor, Televisi LED, lemari es serta hadiah hiburan lainnya yang disediakan oleh panitia penyelenggara,"Jelasnya.
Lebih lanjut Raden, menjelaskan,"Setelah pembagian hadiah kepada para pemenang, acara tersebut dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan berupa pemberian penghargaan kepada mantan kepala desa yang pengabdiannya diatas 10 sampai 20 tahun, penghargaan keada Sekdes yang berprestasi serta mambagikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.
"Penghargaan ini di berikan kepada mantan kepala desa yang pengabdiannya mencapai 10 Sampai 20 tahun, dan kepada Sekertaris Desa berprestasi yang telah memacu semangat yang baik sesama sekdes, dan juga kepada RT dan RW teladan,"tegasnya.
Dia juga menambahkan, bahwa tanggal 24 mendatang akan diadakan Tabligh Akbar sekaligus sebagai penutupan pengajian menjelang bulan suci ramadhan. "Kedepannya acara ini akan dilaksanakan rutin setiap tahunnya, karena HJB ini bukan hanya milik pegawai Kabupaten, dan orang Cibinong saja, Sukaraja juga harus ikut berpartisipasi. Adapun anggaran yang digunakan pada rangkaian acara tersebut, Camat Sukaraja menjelaskan," anggaran sebesar kurang lebih sekitar 120 Juta adalah dari partisipasi dengan Kepala UPT dan para kepala Desa yang ada di kecamatan Sukaraja,"Pungkasnya. (YD/IB)
-
CIGOMBONG - Samen (Kenaikan Kelas) bukanlah kata yang asing buat orang sunda, Samen adalah kata yang menggambarkan ketika seluruh siswa merayakan kenaikan kelas dan merayakan kelulusan setelah mereka belajar selama satu tahun. Entah dari mana istilah “samen” yang pasti setiap satu tahun sekali sekolah di tatar sunda selalu merayakannya. Salah satunya di Selatan Kabupaten Bogor, yaitu di Madrasah Ibtidaiyah yang berlokasi di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong. Untuk pelaksanaan tahun ini terbilang unik, di mana dalam pementasan kreasi seni siswa dalam rangkaian acara perpisahan dan kenaikan kelas,minggu (15/6) hampir seluruh rangkaian acara pementasan bernuansakan budaya sunda.
Samen yang bertema 'Ngabralkeun Nu Rek Amitan Nu Tamat Lalakon Leumpang'. Hadir dalam kegiatan samen tersebut Pengawas Kecamatan Cigombong Cece Anwar SAg, Kepala Madrasah Ibtidayah Hidayatusshibyan 02 Drs H Asep Arifin dan juga seluruh jajaran Dewan Komite Sekolah beserta para orang tua murid dan warga sekitar.
Dari 256 keseluruhan siswa, 150 orang diantarnya atau sekitar 50% siswa ikut terlibat dalam pementasan kreasi seni. Berbagai jenis seni budaya sunda yang dipentaskan oleh para siswa tersebut adalah upacara adat, pencak silat, jaipongan, dan tarian kreasi modern juga lesengan dimana siswa-siswi memperlihatkan kepiawaiannya dalam berpidato dari mulai menggunakan bahasa inggris, bahasa arab, bahasa sunda dan bahasa indonesia sesuai dengan yang di ajarkan oleh guru masing-masing. Dari 38 siswa-siswi kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatusshibyan 02 semuanya berhasil lulus.
"Keberhasilan guru dari tingkat kualifikasi dari sepuluh guru, enam diantaranya tersertifikasi, jumlah kelulusan seratus persen lulus," kata Drs H Asep Arifin, selaku kepala sekolah. (AN/IB)
-

Diskominfo belum kooperatif dan mengakomodir keterbukaan informasi publik.
Wakil Bupati Bogor Hj. Nurhayanti didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar melakukan kunjungan ke kantor Sekber Wartawan Bogor di Jalan Bersih Cibinong, Jum'at (13/6/2014)
Ketua Sekber Wartawan Bogor, Danang Donoroso bersama puluhan pers yang hadir menyampaikan duduk persoalan yang terjadi selama ini dilingkup kedinasan Pemerintahan Kabupaten Bogor. "Selama ini Diskominfo juga belum kooperatif dan mengakomodir kepentingan wartawan selama melaksanakan tugas peliputan," ungkap Danang Donoroso.
Sementara, Wakil Bupati Hj. Nurhayanti menanggapi persoalan yang selama ini dihadapi insan pers yang bertugas di wilayah Kabupaten Bogor. "Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor memohon maaf apabila terjadi kesalahpahaman antara kedinasan dengan tugas peliputan wartawan. Namun demikian, Saya menjamin akan melakukan koreksi lebih serius kepada instansi terkait, termasuk Diskominfo Kabupaten Bogor agar dapat menghargai tugas peliputan rekan - rekan wartawan Bogor," janjinya.
Menurut Hj. Nurhayanti, peran pers sangat penting dalam kontribusi pemberitaan yang bersifat kontrol sosial yang lebih konstruktif, sehingga pihak Pemerintahan Kabupaten Bogor beserta jajaran memperoleh masukan untuk melakukan evaluasi program pembangunan Kebupaten Bogor menuju Kabupaten Bogor Termaju di Indonesia. "Sudah menjadi tupoksi Diskominfo Kabupaten Bogor untuk memberikan ruang keterbukaan informasi publik bagi Pers, jadi Diskominfo ulah cicing wae, saya jamin," tegasnya. (yd) MS
-
Rapat Kordinasi (Rakor) Jelang Pemilihan Umum Presiden/Wakil Presiden yang akan berlangsung pada 9-Juli-2014.
Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti mengadakan Rapat Koordinasi(Rakor) bersama Ketua Panwaslu, KPU, Ketua DPRD serta unsur Muspida Kabupaten Bogor,ada dua agenda dalam rakor tersebut seperti Fasilitas Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan Netralitas PNS dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Adapun Rakor tersebut bertempat di ruang Serbaguna 1, Cibinong, Kamis, (12/6/2014).
Wabup menjelaskan ada beberapa Fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam mensukseskan Pemilu Presiden/Wakil Presiden , hal ini bertujuan untuk membantu meringankan tugas semua pihak terkait dalam proses pemilu kali ini. “ ada beberapa Fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah dan Pemerintah daerah penugasan personil pada sekretariat Panwaslu Kecamatan dan PPS, penyedian sarana ruangan Panwaslu Kabupaten, Kecamatan dan PPS, Pelaksanaan sosialisasi, kelancaran transportasi pengiriman logistik, monitoring kelancaran penyelenggaraan Pemilu serta kegiatan lain sesuai dengan kebutuhan,” tegasnya.
Untuk menekan angka golput pada Pemilihan Presiden/Wakil Presiden Nurhayanti meminta agar Dinas Komunikasi dan Informasi (DIskominfo) Kabupaten Bogor gencar mensosialisasikan tahapan pemilu kepada masyarakat Kabupaten Bogor, sehingga masyarakat lebih paham dan angka Golput di Kabupaten Bogor berkurang.
“Saya meminta kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor agar dapat mensosialisasikan pemilu Presiden/Wakil Presiden ini agar dapat berjalan dengan lancar, seperti Penyebaran Spanduk ajakan memilih oleh setiap OPD, Kecamatan, Desa/Kel, BUMD, perusahaan – perusahaan penyebaran informasi melalui Web Pemda, Radio dan TV Pemda yang berisikan tentang masalah pemilu Presiden/Wakil Presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014,” tambahnya.
Terakhir Wabup juga ingi agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Pemilu Presiden/Wakil Presiden menjaa netralitas karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara (asn) bahwa Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik. “PNS harus netral, karena para PNS ini merupakan pelayan masyarakat dan saya pesan para PNS agar mengunakan hak suara mereka, dan saya minta agar Sekda mengawasi nya agar tidak terjadi pelangaran,” tandasnya. (red)
-
PT. Antam (Persero). Tbk bekerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menandatangani petunjuk pelaksanaan penyelenggaraan pengamanan di Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Emas Pongkor di kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/6/14).
Penandatanganan ini dilakukan oleh General Manager Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor, Agus Zamzam dengan Kapolda Jawa Barat, Irjen M. Iriawan, di IPB International Convention Center (ICC) Botani Square, Kota Bogor, untuk menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) antara PT. Antam (Persero) Tbk dengan Polda Jawa Barat pada tahun lalu. "Penandatanganan petunjuk pelaksanaan ini merupakan tindaklanjut MoU yang sudah ditandatangani oleh Kapolda Jawa Barat dengan Direktur Utama Aneka Tambang (Antam) pada akhir tahun lalu hingga tahun 2021," ujarnya.
"Dengan selesainya pelaksanaan petunjuk penyelenggaraan pengamanan ini akan semakin meningkatkan efektifitas kerjasama antara PT. Antam dan Polda Jabar. Karena kerjasama ini sudah terjalin lama dan sudah sangat baik," ujar Agus.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal M. Iriawan mengatakan, UBP Emas Pongkor merupakan salah satu objek vital nasional yang memiliki nilai stratagis tidak hanya untuk perseorangan, tetapi juga bagi negara serta masyarakat sekitar yang patut diamankan. Maka dari itu, Polda Jawa Barat berserta jajaran di wilayah berkomitmen untuk bisa mengamankan jalannya kegiatan PT. Antam,” imbuhnya.
Iriawan menjelaskan pihaknya akan melakukan pengamanan secara maksimal terhadap kegiatan di UBP Emas Pongkor yang tentunya potensi gangguan keamanan akan timbul bisa diantisipasi."Pengamanan terhadap penambang liar ini, intinya tidak mengganggu operasional kegiatan penambangan, keselamatan kerja mereka juga kita perhatikan, dan melakukan pembinaan serta penyuluhan agar tidak masuk ke wilayah UBP Emas Pongkor," pungkasnya. (fir) YD
-
Penumpang Kontingen Kota dan Kabupaten Bogor mengungkapkan kekecewaan terhadap Tour Leader Angkutan Trans Utama.
Kekecewaan terjadi saat diberitahukan bahwa Bus nomor 4 yang mengangkut rombongan Kontingen Kota dan Kabupaten Bogor tidak dapat mengantar penumpang hingga tujuan (Bogor). Pemberitahuan tersebut disampaikan oleh pihak EVENT ORGANIZER (Tour Leader) kepada para rombongan setelah Bus tiba di RM.Makan Surya di Madiun Kamis 12/6 (petang).
"Saat itu rombongan terpakasa menurunkan barang-barang bawaan di bagasi untuk dipindahkan ke dalam bus nomor 8. Tetapi penumpang nomor 8 tidak mau bertukar bus, dan terpaksa kami menaikan kembali barang-barang kami ke bagasi bus semula," Ujar salah seorang penumpang Bus dari Bogor.
Hal tersebut juga diungkapkan oleh RG salah satu kontingen dari Bogor, Ia menuturkan,"Sesampainya di Simpangan Kopo (Bandung), Jum'at (13/6) pukul 14:00 Wib, kami dipindahkan Ke Bus Nomor 6. "Dengan Kondisi Hujan lebat, kami terpaksa menurunkan dan memindahkan barang-barang bawaan kami ke bus pengganti,"ungkapnya.
Sementara Menurut salah satu TOUR LEADER saat di Konfirmasi, Memberikan Alasan,"Bahwa Bus rombongan Nomor 4 yang mengangkut kontingen Kota dan Kabupaten Bogor tidak bisa mengantar rombongan sampai tujuan (Bogor), karena Bus tersebut sudah ada yang membooking, dan penumpang di pindahkan ke Bus rombongan Nomor 6 ,"Jelasnya.
"Kami merasa kecewa dengan pelayanan angkutan ataupun pihak Event Organizer Trans Utama, kenapa tidak diberitahukan dari awal sebelum keberangkatan, saat kami membayarkan uang sewa untuk ke Bogor, ini malah sudah dalam perjalanan kami disuruh pindah,"Ungkap salah satu kontingen dengan nada kesal. (ibr) YD